Chinese Official vs Riichi: Perbandingan Sistem Skor
Sep 25, 2026 · 5 menit baca

Kalau sudah terbiasa dengan sistem fu/han Riichi, beralih ke sistem fan Chinese Official terasa seperti belajar dari nol -- padahal keduanya sama-sama mengukur "seberapa bagus" sebuah tangan, hanya dengan logika berbeda.
Riichi: Fu x Han
Riichi menggabungkan DUA komponen -- fu (dari bentuk tangan) dan han (dari yaku + dora) -- lewat rumus eksponensial. Ini membuat skor bisa melompat sangat tajam hanya dari tambahan 1-2 han.
Chinese Official: Total Fan Saja
Chinese Official jauh lebih linear -- skor akhir dihitung langsung dari TOTAL fan (dijumlahkan dari semua pola yang terpenuhi), dikalikan basis poin tetap. Tidak ada komponen fu sama sekali.
Kenapa Riichi Bisa Melompat Tajam
Karena rumus Riichi adalah fu x 2^(2+han), setiap tambahan 1 han melipatgandakan skor dasarnya. Ilustrasinya:
| Han (Riichi) | Skor Dasar (30 fu) | Kenaikan |
|---|---|---|
| 2 han | 480 | - |
| 3 han | 960 | 2x lipat |
| 4 han | 1.920 | 2x lipat lagi |
| 5 han (Mangan) | 2.000 (dibulatkan ke limit) | Mulai kena batas limit hand |
Bandingkan dengan Chinese Official, di mana menambah 1 fan cuma menambah sedikit ke total (linear) -- tidak ada lompatan eksponensial semacam itu, kecuali kamu menyentuh pola limit (88 fan) yang langsung memberi skor maksimum.
Implikasi ke Gaya Bermain
Karena minimal 8 fan untuk menang, pemain Chinese Official cenderung merencanakan kombinasi pola sejak awal permainan. Riichi lebih fleksibel karena 1 yaku kecil sudah cukup, jadi pemain bisa lebih reaktif terhadap ubin yang datang -- dan lebih rela mengejar dora karena efek lompatannya yang eksponensial.
Pelajari cara hitung skor Riichi secara mendalam.
Baca Cara Hitung Skor Riichi →